simple plan

Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info

Minggu, 05 Mei 2013

kita



Sudah selarut ini dan mata masih terjaga hingga sampai pada detik ini. Sebenarnya bukan karena tidak mengantuk tapi memang fikiran lagi sayup-sayup menjalar ke masa lalu. Yaa masa dimana sayapun tak pernah sudi mengingatnya lagi hanya untuk bagian tertentu warna kelam di masa itu adalah benar musuh dalam diri saya sendiri.

Namun, bagaimana mungkin saya menghilangkan itu? Sementara otak yang berisi ingatan di waktu yang silam telah merekam jelas kejadian-kejadian pelik, semuanya. Dan masih sangat jelas. Mungkin memang do’a saya yang berisikan pengharapan hilangnya rekaman memory itu belum terjabah oleh sang pemberi ingatan, yaa sepertinya begitu.

Dan efek dari mengingat yang harusnya terlupakan itu masih saja tetap sama; Penyesalan.

Masa lalu itu, kini telah menemukan masa depannya jujur saya turut bersuka cita atas kebahagiaan yang telah menantimu, kamu harus percaya itu sebab tak ada kebohongan diantara pembicaraan kita beberapa waktu lalu. Tak perlu kamu merasa menyesal dan semua rasa-rasa yang kau rasa karena saya tak pernah mau peduli itu. Kalau saya jahat yakinlah itu bukan sebenar-benarnya sifat saya itu saya terkhususkan untukmu.

Yang saya herankan, kenapa kamu ragu? Padahal pilihanmu telah ditentukan begitupun dengan saya telah memilih dia sebelumnya. Kalaupun saya diperbolehkan untuk kembali memilih dia dan kamu, apakah kamu tahu bahwa pilihan saya tetap bersama dia. Bukan kamu yang menjalani jadi kamu tak pernah tahu bagaimana dia lebih baik darimu, maaf tapi faktanya seperti itu. Dan kamu tak perlu repot mengingatkan saya untuk berfikir lagi sebab rasanya yang salah itu adalah fikiranmu.

Ingatan saya kembali mengingat masa lalu, dimana waktu itu kamu meminta saya untuk kembali ke dalam kehidupanmu sedangkan jelas-jelas saya sudah bersama dia dan kamu juga sudah bersama yang lain. Sangat lucu, kamu memang tak pernah bisa benar-benar setia pada seorang saja. Bolehkah saya menertawakan kekasihmu itu? Yang dengan gablangnya mempercayai semua tipuanmu. Tidak, saya tak sanggup menertawainya karena saya pernah diposisi itu sampaikan padanya saya menaruh kasihan untuknya, sungguh. 

Oke, saya mungkin mau mendengarkan teori perselingkuhan dengan segala macam alasan mengapa mereka terlalu muda untuk mendua  tapi yang saya sama sekali belum mengerti bagaimana seseorang dapat menjalani dua hubungan bersamaan sekaligus kemudian dengan entengnya berteori mengenai sayang, diamana esikstensinya? Apakah kesetiaan mampu dibeli, terlalu miris. Itulah kamu rasa sayangmu terlalu obral semua orang dengan gampang kamu beri ataukah mungkin karena kebaikanmu yang terlalu berlimpah sehingga kamu mampu menyayangi banyak wanita di waktu yang sama? Alasan konyol.

Saya, di waktu itu mungkin memang jelas sangat bodoh, tolol, dan munafik. Begitu sangat percaya omongan bullshitmu, dan saya yakin waktu itu kamu sangat puas menertawakan ketololan saya. Tapi sayangnya, saya tidak mau memelihara ketololan itu berlama-lama dan terbukti kan saya berhasil lolos dari anda yang terhormat. Bagi saya itu sangat tidak mudah mengubah segala kepercayaan menjadi tidak percaya melupakan perasaan dan membiarkan logika bekerja itu pekerjaan sulit bung. Tapi saya berhasil saya dapat bebas dan yang terpenting meninggalkanmu beserta bingkisan perasaan itu telah ku tinggalkan untukmu.

Dan kamu dengan percaya dirinya kembali menemui saya hanya untuk membawa saya kembali masuk dalam cerita dongengmu? Tentu saja saya TIDAK AKAN pernah mau lagi. Sudah jelas bukan bagaimana kamu dimata saya? Lalu untuk apa lagi kamu selalu bertanya tentang rasa saya terhadapmu?

Fokuslah pada dia yang sekarang dan kelak akan ada pada masa depanmu, kamu dan saya cukup dan sangat cukup punya masa lalu walau tak indah tetap saja patut disyukuri pertemuan yang tidak sebentar namun sarak akan makna terutama makna tentang menaruh percaya.
Selamat malam..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar